Babilonia merupakan peradaban kuno yang sangat berpengaruh di Mesopotamia (sekarang Irak), menjadi pusat kekuatan politik, budaya, dan ilmiah selama hampir dua milenium (sekitar 2000 SM - 540 SM)
Dalam Alkitab Kristen dan Alkitab Ibrani Babilonia di kenal sebagai Babel, atau Negeri Babel yang berarti "kacau balau" atau berkecamuk. karena sering terjadi penyerangan dari wilayah sekitar seperti, kekaisaran Asyur dan kerajaan elam.
Sejarah Singkat
Babilonia Adalah negara yang berada di daerah Kawasan selatan Mesopotamia
(sekarang Irak dan Suriah)
Pada 1894 SM, tepatnya di era Kekaisaran Akkadia (2335–2154 SM) Babilonia hanyalah sebuah kota kecil yang menjadi wilayah administratif kekaisaran.
Babilonia ketika itu tunduk kepada Kekaisaran Akkadia, negara yang mempersatukan seluruh masyarakat penutur bahasa Akkadia dan bahasa Sumeria di bawah satu pemerintahan.
Lokasi
Terletak di tepi Sungai Efrat, sekitar 100 km selatan Baghdad modern, di wilayah Mesopotamia.
Periode:
Berpengaruh dari sekitar 2000 SM hingga 540 SM, dengan masa kejayaan di bawah Raja Hammurabi (Babilonia Lama) dan kemudian Kekaisaran Babilonia Baru (Neo-Babilonia).
Pencapaian & Warisan
- Hukum:
Raja Hammurabi menciptakan salah satu sistem hukum tertulis paling awal dan terkenal, "Kode Hammurabi".
- Ilmu Pengetahuan:
Membuat kemajuan besar dalam astronomi (melacak planet), matematika (trigonometri), dan pengembangan sistem waktu.
- Arsitektur:
Dikenal dengan pembangunan megah, termasuk Ziggurat dan Taman Gantung Babilonia (salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Kuno).
- Bahasa:
Bahasa Babilonia adalah Akkadia yang menjadi lingua franca di Timur Tengah.
Kerajaan Babilonia melestarikan bahasa tulis Akkadia (bahasa masyarakat pribumi) untuk urusan-urusan resmi, meskipun raja-raja pendiri adalah orang-orang Amori penutur bahasa rumpun Semit. selain itu Kerajaan Babilonia juga melestarikan
bahasa Sumeria untuk urusan-urusan keagamaan
- Tokoh Penting
1. Raja Hammurabi: Membangun Babilonia menjadi kekuatan besar dan menyusun hukumnya.
2. Raja Nebukadnezar II (Babilonia Baru): Memperluas kekaisaran dan membangun kembali kota Babilonia dengan kemegahan luar biasa, termasuk Gerbang Ishtar.
Keruntuhan:
Kejatuhan Babilonia Baru terjadi saat ditaklukkan oleh Kekaisaran Akhemeniyah (Persia) di bawah Koresh Agung pada tahun 539 SM, mengakhiri era kemerdekaannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar